<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bahagia, Sukses dan Sehatkan Orang Lain &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://hd.akupastibisa.com/category/kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hd.akupastibisa.com</link>
	<description>Sehat dan Sejahtera dengan Madu High Desert</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 14:53:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>ALERGI MAKANAN, #2</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/alergi-makanan-2-2</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/alergi-makanan-2-2#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 03:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni]]></category>
		<category><![CDATA[top counselling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=507</guid>
		<description><![CDATA[Alergi makanan merupakan reaksi hipersensitivitas sistem kekebalan tubuh terhadap makanan atau jenis bahan makanan tertentu. Makanan yang sering menyebabkan alergi adalah susu sapi, sereal, kacang-kacangan, putih telur, udang dan ikan. Alergi juga dapat disebabkan oleh sulfida atau salisilat dalam makanan dan obat, penyedap masakan, zat pengawet dan pewarna sintetis. Alergi makanan memengaruhi sekitar 3 – [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alergi makanan merupakan reaksi hipersensitivitas sistem kekebalan tubuh terhadap makanan atau jenis bahan makanan tertentu. Makanan yang sering menyebabkan alergi adalah susu sapi, sereal, kacang-kacangan, putih telur, udang dan ikan. Alergi juga dapat disebabkan oleh sulfida atau salisilat  dalam makanan dan obat, penyedap masakan, zat pengawet dan pewarna sintetis.<br />
Alergi makanan memengaruhi sekitar 3 – 10% anak-anak. Pada beberapa bayi, protein yang belum dipecah lebih banyak terserap oleh usus kecil sehingga menimbulkan reaksi alergi.<br />
80% kasus alergi makanan menghilang di tahun-tahun awal kehidupan. Hanya 1 – 2% orang dewasa yang memiliki alergi (perempuan dua kali lebih banyak dari laki-laki). Alergi terhadap makanan tertentu seperti susu sapi dan putih telur cenderung menghilang ketika anak tumbuh dewasa. Sedangkan, alergi udang, ikan, kerang dan kacang-kacangan, cendering terus berlanjut seumur hidup.<br />
Penyebab<br />
Tubuh kita memproduksi sejenis protein yang disebut antibodi untuk menandai kuman yang menyebabkan infeksi. Ada berbagai jenis antibodi, dan yang menyebabkan reaksi alergi disebut Imunoglobulin E (IgE). Antibodi IgE biasanya dihasilkan sebagai respon terhadap infeksi parasait, seperti pada malaria. Namun, beberapa orang memproduksi IgE sebagai respon terhadap makanan tertentu.<br />
Saat pertama kali kita memakan makanan penyebab alergi, sistem kekebalan tubuh kita merespon dengan membuat IgE. Dalam hal ini IgE bertindak seperti penanda molekul makanan penyebab alergi (alergen). Ketika memakan makanan itu lagi, tubuh akan mengeluarkan antibodi IgE dan bahan kimia lainnya, termasuk histamin, untuk mengusir  “protein musuh” dari tubuh. Histamin adalah bahan kimia kuat yang dapat memengaruhi sistem pernafasan, saluran pencernaan, kulit, atau sistem kardiovaskular.<br />
Sebagai akibat respon ini, gejala alergi makanan terjadi. Gejala yang dirasakan tergantung pada bagian tubuh mana histamin dilepaskan. Jika dilepaskan di telingan, hidung dan tenggorokan, penderita mungkin merasakan hidung dan mulut gatal, atau kesulitaan bernapas atau menelan. Jika histamin dilepaskan di kulit, penderita dapat mengembangkan gatal-gatal atau ruam. Jika histamin dilepaskan dalam saluran pencernaan, makan memungkinkan terjadinya sakit perut, kram, atau diare. Bahkan, banyak yang mengalami kombinasi gejala-gejala tersebut.<br />
Kemungkinan salah satu jenis makanan menyebabkan alergi adalah karena beberapa protein dalam makanan sangat mirip dengan protein yang terdapat dalam virus dan bakteri. Oleh karena itu, alergi biasanya adalah kecenderungan genetik di mana sistem kekebalan tubuh seseorang tidak mampu membedakan protein makanan dengan virus atau bakteri.</p>
<p>Gejala<br />
Gejala alergi dan tingkat keparahannya bervariasi pada tiap orang. Makanan berbeda dapat memicu gejala yang berbeda pula. Reaksi terhadap makanan biasanya muncul dalam waktu satu jam setelah makan atau berkurang. Berikut adalah beberapa gejala alergi yang mungkin timbul:<br />
?	Kulit: ruam kulit kemerahan (biduran/urtikaria) yang gatal dan menghilang dalam beberapa hari.<br />
?	Hidung: Hidung meler, bersin.<br />
?	Mata: Edema, konjungtivitis alergi.<br />
?	Tubuh: Pembengkakan tubuh (angioneurotik edema)<br />
?	Mulut: Radang di mulut, lidah dan langit-langit<br />
?	Saluran pernapasan: Batuk, asma, sesak napas.<br />
?	Saluran pencernaan: Diare, muntah, perut kram, keras dan kembung.<br />
Penanganan<br />
Diagnosis alergi biasanya dilakukan dengan kombinasi penelaahan riwayat medis pasien, pemeriksaan klinis dan tes untuk mendeteksi antibodi IgE.cara yang lebih sederhana untuk mengidentifikasi reaksi makanan adalah rotasi diet, yang terdiri dari hanya mengosumsi makanan tertentu yang diganti setiap 3-4 hari sekali dalam dua atau tiga siklus. Cara ini dapat mengidentifikasi makanan penyebab alergi.<br />
Setelah mengetahui makanan yang menyebabkan alergi,penderita harus menghindarinya. Namun, terkadang hal ini bisa sulit karena ada bahan tersembunyi seperti zat aditif, kacang, kedelai, protein susu, dan lain sebagainya, yang mungkin tidak disebutkan dalam kemasan produk. Dalam hal ini, penderita sebaiknya selalu membeli produk dari merek yang sama, sehingga sudah diketahui tidak menimbulkan alergi. Pada kebanyakan kasus, penggunaan obat Antihistamin dapat mengurangi pembengkakan dan gatal-gatal alergi.<br />
Dari buku “Khasiat Produk Perlebahan pada Alergi” by; dr. Ivan Hoesada (Chief Medical Consultant High Desert Indonesia).<br />
*Aller Bee Gone<br />
High Desert memiliki prodak HD Aller Bee Gone yang dapat membantu tubuh menangkal reaksi alergi yang kerap menyerang. Dengan formulasinya yang unik, mengandung berbagai jenis herbal yang dapat dengan cepat dan efektif membantu meredakan reaksi alergi seperti asma, rhinitis, alergi terhadap</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/alergi-makanan-2-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alergi : Kenali, Peduli, dan Hindari #1</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/alergi-kenali-peduli-dan-hindari-2</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/alergi-kenali-peduli-dan-hindari-2#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2011 02:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[top counselling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[Alergi merupakan suatu reaksi abnormal dalam tubuh yang disebabkan zat-zat yang tidak berbahaya. Alergi timbul bila ada kontak terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi. Saat ini, penduduk dunia yang terkena alergi mencapai 20?. Jumlah itu terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak pelak lagi, kualitas hidup dan produktivitas kerja para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Alergi merupakan suatu reaksi abnormal dalam tubuh yang disebabkan zat-zat yang tidak berbahaya. Alergi timbul bila ada kontak terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi. Saat ini, penduduk dunia yang terkena alergi mencapai 20?. Jumlah itu terus meningkat dari tahun ke tahun. Tak pelak lagi, kualitas hidup dan produktivitas kerja para penderita alergi menurun saat alergi mereka kambuh.</p>
<p class="MsoNormal">Jelas bahwa penyakit alergi ini sangat mengganggu kualitas hidup, prestasi belajar anak-anak, produktivitas kerja sampai kepada gangguan kejiwaan. Bahkan, menurut data, dari 150 juta orang di seluruh dunia yang menderita asma sebagai salah satu gejala alergi. 180.000 orang diantaranya meninggal dunia setiap tahunnya!</p>
<p class="MsoNormal">Karena kian seriusnya persoalan alergi, dari suatu pertemuan berkaitan Kongres Alergi se-Dunia yang berlangsung di Muenchen, Jerman, 26 Juni &#8211; 1 Juli 2005, para pakar kemudian mencetuskan bahwa tanggal 8 Juli sebagai Hari Alergi Se-Dunia.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Faktor Genetik <em style="mso-bidi-font-style: normal;">Plus </em>Lingkungan.</strong></p>
<p class="MsoNormal">Secara garis besar, penyebab alergi dapat diklasifikasikan menjadi beberapa faktor. Pertama adalah faktor genetik, yaitu alergi yang terjadi akibat turunan genetika dari orang tua; Kedua, faktor psikologis yang berupa kecemasan, stres, depresi; dan, faktor yang paling sering menyebabkan alergi, yaitu faktor lingkungan luar, baik dari lingkungan tempat tinggal atau makanan yang kita makan.</p>
<p class="MsoNormal">Hal-hal yang menyebabkan alergi antara lain debu rumah, binatang piaraan, kecoa, karpet, dan lingkungan kerja yang tidak sehat. Pengaruh asap rokok juga sangat membahayakan penderita alergi, termasuk para ibu hamil karena bayinya nanti bisa menderita asma. Zat-zat yang dapat menimbulkan beragam jenis alergi tersebut disebut sebagai alergen.</p>
<p class="MsoNormal">Alergen bisa berasal dari berbagai jenis senyawa atau materi dan masuk ke tubuh dengan berbagai cara. Bisa saja melalui saluran pernapasa, berasal dari makanan, melalui suntikan atau bahkan bisa juga timbul akibat adanya kontak dengan kulit, seperti kosmetik, logam perhiasan atau jam tangan, dll.</p>
<p class="MsoNormal">Pada orang yang menderita alergi, sistem kekebalan tubuhnya memandang alergen sebagai benda asing. Saat antigen memasuki tubuh secara otomatis seluruh jaringan akan melakukan suatu proses kompleks untuk mengenali benda asing tersebut. Sel darah putih menghasilkan antibodi spesifik untuk melawan antigen. Proses ini disebut sensitisasi. Antibodi bekerja dengan mendeteksi da merusak substansi yang menyebabkan penyakit. Pada reaksi alergi, Antibodi dikenal sebagai Immunoglobuin E atai lgE. Kemudian, antibodi ini memerintahkan para mediator untuk memproduksi semacam zat yang mampu mengurangi kadar kimia dan hormone yang dimiliki antigen.</p>
<p class="MsoNormal">Tidak hanya zat-zat asing dari luar tubuh yang dapat menimbulkan alergi, obat, susu, bahkan sperma dari pasanganpun bisa menimbulkan reaksi alergi. Setelah reaksi alergi ini, kemudian timbullah gejala alergi di berbagai bagian tubuh.</p>
<p class="MsoNormal">Di hidung, alergi bisa mengakibatkan pilek, bersin-bersin; di mata bisa mengakibatkan merah dan berair; di kulit mengakibatkan biduran atau eksim; sementara di usus bisa mengakibatkan rasa mulas, buang air terus-menerus, dan muntah. Karena itu, untuk menghindari alergi adalah dengan menghindari alergen ini . biasanya timbul satu atau beberapa gejala pengiring yang mengikuti alergi. Dalam kasus tertentu, reaksi alergi diidap si penderita sepanjang hidupnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Menentukan Penyebab Alergi</strong></p>
<p class="MsoNormal">Zat (alergen) yang paling sering menyebabkan alergi adalah serbuk tanaman; jenis rumput tertentu; <span style="mso-spacerun: yes;"> </span>jenis pohon yang berkulit halus dan tipis; serbuk spora; pinisilin; <em style="mso-bidi-font-style: normal;">seafood; </em>telur; kacang panjang, kacang tanah, kacang kedelai dan kacang-kacangan lainnya; susu; jagung; dan tepung jagung; sengatan insekta; bulu binatang; kecoa; debu dan kutu. Yang juga tidak kalah sering adalah zat aditif pada makanan, penyedap, pewarna dan pengawet.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Menentukan penyebab alergi dapat dilakukan dengan cara berikut :</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Menghindari zat yang dicurigai sebagai alergen. Jika kemudian gejala hilang cobalah kembali berinteraksi dengan zat tersebut. Bila yang dicurigai sebagai alergen adalah salah satu jenis makanan, maka sebaiknya berhenti memakan makanan tersebut. Setelah gejalanya hilang, coba kembali memakannya dan melihat apakah terjadi reaksi yang sama.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Melakukan tes alergi dan melihat riwayat keluarga serta riwayat frekuensi serangan terjadi. Bila salah satu dari orang tua menderita alergi, maka kemungkinan risiko penyakit tersebut diturunkan pada anak sekitar 25%-30%. Sementara itu, bila kedua orang tua adalah penderita, maka risiko meningkat menjadi 60%-70%. Selain itu perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang antara lain tes alergi pada kulit, foto <em style="mso-bidi-font-style: normal;">rontgen,</em> pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan lebih lanjut bila dibutuhkan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;"><span style="font-family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol; mso-bidi-font-family: Symbol;"><span style="mso-list: Ignore;">·<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Tes pada kulit merupakan pemeriksaan yang sangat sederhana untuk mendiagnosa alergi. Dengan memberikan zat-zat tertentu pada kulit seseorang, dapat diketahui zat yang merupakan alergen pada orang tersebut. Caranya adalah dengan menyuntikkan suatu zat dalam jumlah kecil. Bila terjadi pembengkakan pada bagian yang diberi suntikkan, maka zat tersebut adalah merupakan alergen.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Kelompok orang yang mudah terjangkiti reaksi alergi:</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">1.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Pernah mengalami alergi tertentu pada masa sebelumnya.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">2.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Penderita asma.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">3.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Orang yang mengalami gangguan pada suatu pernapasannya.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">4.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Penderita polip.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">5.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Penderita infeksi pada sinus, telinga atau pangkal tenggorokan.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;"><span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"><span style="mso-list: Ignore;">6.<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Orang yang memiliki kulit sensitif.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Beragam Gejala Alergi</strong></p>
<p class="MsoNormal">Gejala yang mungki terjadi akibat alergi adalah rasa gatal pada tenggorokan; gatal pada mulut; gatal pada mata; gatal pada kulit atau bagian tubuh lainnya; sakit kepala; hidung tesumbat atau hidung <em style="mso-bidi-font-style: normal;">meler;</em> sesak napas; bengek; kesulitan menelan; mendadak pilek dan bersin-bersin, dll. Pengobatan alergi tergantung pada jenis dan berat gejalanya. Tujuan pengobatannya bukanlah menyembuhkan melainkan mengurangi gejala dan menghindari serangan yang lebih berat di masa yang akan datang.</p>
<p class="MsoNormal">Gejala yang ringan biasanya tidak memerlukan pengobata khusus. Gejala akan menghilang beberapa saat kemudian. Pemberian Antihistamin dapat membantu meringankan berbagai gejala. Penanganan alergi yang paling tepat bukanlah dengan obat-obatan melainkan dengan cara menghindari alergen.</p>
<p class="MsoNormal">Secara teoritis, alergi memang tidak bisa dihilangkan, tetapi dapat dikurangi frekuensi dan berat serangannya. Namun, sering sekali dalam keseharian, alergen sulit dihindari. Untuk itu, diperlukan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah alergi. Jadi, optimalkan asupan nutrisi Anda agar sistem kekebalan tubuh tetap terjaga atau justru meningkat.</p>
<p class="MsoNormal"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;">Beberapa Tips Ringan Mencegah Alergi:</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><span style="font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings; mso-bidi-font-family: Wingdings;"><span style="mso-list: Ignore;">ü<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Menjaga kelembaban ruangan dengan mengatur sirkulasi angin dan udara.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><span style="font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings; mso-bidi-font-family: Wingdings;"><span style="mso-list: Ignore;">ü<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Menjaga kebersihan pakaian dan mengganti sprei sedikitnya seminggu sekali.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><span style="font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings; mso-bidi-font-family: Wingdings;"><span style="mso-list: Ignore;">ü<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Membersihkan pekarangang dan memastikan tidak ada tumpukan sampah dan genangan air yang akan menjadi tempat timbulnya jamur.</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18.0pt; mso-list: l2 level1 lfo3;"><span style="font-family: Wingdings; mso-fareast-font-family: Wingdings; mso-bidi-font-family: Wingdings;"><span style="mso-list: Ignore;">ü<span style="font: 7.0pt &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span>Konsultasi dengan dokter dan melakukan tes alergi untuk mengetahui alergen-alergen yang harus dihindari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/alergi-kenali-peduli-dan-hindari-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INFERTILITAS</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/infertilitas-2</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/infertilitas-2#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 03:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Infertilitas adalah ketidakmampuan PASUTRI  menghasilkan kehamilan setelah 12  bulan atau lebih melakukan senggama secara teratur tanpa memakai alat kontrasepsi . Kehamilan merupakan rangkaian dari : -          Produksi  sel telur dari indung telur seorang wanita -          Pertemuan antara sperma dengan sel telur di saluran indung telur -          Sel telur yang telah dibuahi melekat pada rahim Kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Infertilitas adalah ketidakmampuan PASUTRI  menghasilkan kehamilan setelah 12  bulan atau lebih melakukan senggama secara teratur tanpa memakai alat kontrasepsi . Kehamilan merupakan rangkaian dari :</p>
<p>-          Produksi  sel telur dari indung telur seorang wanita</p>
<p>-          Pertemuan antara sperma dengan sel telur di saluran indung telur</p>
<p>-          Sel telur yang telah dibuahi melekat pada rahim</p>
<p>Kita perlu memahami bahwa infertilitas tidak sekedar masalah wanita saja tapi ada beberapa faktor yang disebabkan oleh pria. Seperti :</p>
<ul>
<li>Jumlah sperma yang sedikit atau tidak ada sama sekali</li>
<li>Bentuk atau struktur sperma yang tidak normal</li>
<li>Tertutupnya saluran indung telur</li>
<li>Masalah pada rahim</li>
</ul>
<p>Namun,  ada juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya infertilitas, diantaranya :</p>
<ol>
<li>Stres</li>
<li>Pola makan tidak sehat</li>
<li>Alkohol</li>
<li>Merokok</li>
<li>Penyakit seksual</li>
<li>Masalah kesehatan</li>
<li>Obat-obatan</li>
<li>Usia</li>
</ol>
<p>Untungnya dengan teknologi masa kini, pasangan yang memiliki masalah infertilitas tetap dapat memiliki keturunan. Perawatan tahap pertama terdiri dari ;</p>
<p><strong>#  Pengobatan</strong></p>
<p>Periksa dan konsultasi dengan dokter ahli kandungan</p>
<p><strong>#  Perubahan gaya hidup</strong></p>
<p>Berhenti merokok. Merokok dapat menghambat proses terjadinya kehamilan. Hindari alkohol.      Walau dalam jumlah sedikit, alkohol dapat meningkatkan risiko infertilitas pada beberapa orang. Pertahankan berat badan ideal. Berat badan yang berlebihan atau terlalu di bawah normal, bisa menyebabkan infertilitas pada wanita.</p>
<p><strong>#  Inseminasi</strong></p>
<p>Dilakukan dengan cara menyuntikkan sperma ke dalam rahim dengan sebuah alat.</p>
<p><strong># Bayi tabung</strong></p>
<p>Sebuah proses di mana pembuahan sel telur dengan sperma dilakukan di laboratorium. Sel telur  yang telah dibuahi kemudian akan dilekatkan pada rahim.</p>
<p><strong>#  Nutrisi seimbang</strong></p>
<p>Selain menyehatkan Royal Jelly memiliki sifat regenerasi yang dapat membantu memperbaiki sistem reproduksi  serta membantu menormalkan sistem hormonal. Royal Jelly juga membantu mengurangi stres yang dipercaya merupakan salah satu faktor penyebab infertilitas. Selain Royal Jelly, Propolis juga merupakan suatu makanan kesehatan yang banyak mengandung bioflavonoid, yang berfungsi sebagai zat antioksidan yang kuat. Berdasarkan penelitian salah satu kandungan zat antioksidan dalam Propolis yaitu GALANGIN, berperan dalam memperbaiki membran sel sperma pada pria.</p>
<p>Berbagai penelitian telah menemukan cara aman untuk mengatasi masalah infertilitas pada pria yaitu melalui beberapa jenis herbal seperti ashwaganda, avena sativa dan tribulus terrestris yang terbukti mampu meningkatkan produksi serta memperbaiki kualitas sperma.</p>
<p><strong><em>Diambil dari buku Keajaiban Produk Perlebahan, by; dr. Ivan Hoesada</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/infertilitas-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alergiku Sembuh Karena Aller Bee Gone</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/alergiku-sembuh-karena-aller-bee-gone</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/alergiku-sembuh-karena-aller-bee-gone#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 23:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Testimoni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Alergi itu nggak enak, alergi itu menyiksa, menurutku. sejak kelas 5 SD aku merasakan alergi, padahal aku  nggak pernah sama sekali yang namanya gatal-gatal gara-gara makan makanan tertentu. tapi kalo alergi debu memang iya, dari balita aku sudah alergi debu. tapi nggak buat makanan yang enak-enak, telor, ayam, seafood. dan ternyata itu kurasakan dari kelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2011/04/pics-of-Tiwi.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-470" style="margin: 2px 10px;" title="pic's of Tiwi" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2011/04/pics-of-Tiwi-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Alergi itu nggak enak, alergi itu menyiksa, menurutku. sejak kelas 5  SD aku merasakan alergi, padahal aku  nggak pernah sama sekali yang  namanya gatal-gatal gara-gara makan makanan tertentu. tapi kalo alergi  debu memang iya, dari balita aku sudah alergi debu. tapi nggak buat  makanan yang enak-enak, telor, ayam, seafood. dan ternyata itu kurasakan  dari kelas 5SD sampe kelas 2 SMA. sedih juga kalo nggak bisa makan  makanan itu, lebih sedih lagi kalo makan langsung bentol-bentol di badan  dan parahnya selema jangka waktu itu aku trgantung sama obat gatal.  jadi kalo habis makan trus alergi, langsung minum obat gatal.</p>
<p style="text-align: justify;">setelah  pikir-pikir kalo tergantung sama obat juga nggak bagus, akhirnya cari  info sana sini buat nyembuhin alergi dan bertemulah dengan produknya  High Desert lewat website. nggak buang-buang waktu langsung kontaak mbak  dewi deh, hhe</p>
<p style="text-align: justify;">tnya2 gtu, trus di sarankan <strong>Aller Bee Gone sama Propolis</strong> (bener kan mbak, hhehe)</p>
<p style="text-align: justify;">karna aku d gresik, belinya lewat<a href="http://akupastibisa.com" target="_blank"> bu amel</a> <img src='http://hd.akupastibisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">awal-awal  habis minum ABG sama Propolis (sesuai dosisi tentunya) bentol-bentolnya  kluar semua tapi aku biarin, ABG sama Propolis jalan terus. nyampe  tengah-tengah minum ABG sama Propolis ternyata aku kena jamur, di  situlah bingungnya. boleh nggak yaa, ngonsumsi obat dokter sama ABG +  Propolis, setelah tanya mbak dewi ternyata boleh hhe</p>
<p style="text-align: justify;">setelah jamur  sembuh, ABG + Propolisnya tetep aku minum tapi setelah habis satu botol  aku berhenti dan itu dalam waktu satu bulan</p>
<p style="text-align: justify;">waktu terus berjalan, semua pantanagn makanan aku coba, ternyata gatal-gatalnya nggak muncul</p>
<p style="text-align: justify;">nggak percaya nyobaa sekali, akhirnya tiap hari di rumah masakannya ayam, seafood dan alhamdulillah alerginya nggak muncul</p>
<p style="text-align: justify;">sama debu juga, biasanya kalo tiduran di karpet (kan byk debunyaa) lgsg bentol2, ini nggaak</p>
<p style="text-align: justify;">alhamdulillah bersyukur bgt <img src='http://hd.akupastibisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">kalo d itung2, kuraang lebih 6 tahun alergi bersamaku</p>
<p style="text-align: justify;">dan sekarang aku udah kelas 3 SMA, alergi itu nggk muncul lagi</p>
<p style="text-align: justify;">makasih banyak High Desert, makasih banyak mb dewi, bu amel <img src='http://hd.akupastibisa.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">trimaksih Ya Allah</p>
<p style="text-align: justify;">Thanks to<a title="Testimoni Riana" href="http://www.facebook.com/editprofile.php?sk=picture#!/notes/riana-prastiwi/alergiku-sembuh/10150165341364400" target="_blank"> Riana Prastiwi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/alergiku-sembuh-karena-aller-bee-gone/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Angina Pektoris – Nyeri Dada Bak Masuk Angin</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/angina-pektoris-%e2%80%93-nyeri-dada-bak-masuk-angin</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/angina-pektoris-%e2%80%93-nyeri-dada-bak-masuk-angin#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 08:27:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[angina pektoris]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[nyeri dada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[Angina pektoris sebenarnya lebih merupakan gejala daripada penyakit. Saat kita mengalami angina pektoris, itu menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kinerja jantung kita. Pernahkah Anda merasakan dada serasa diremas dan nyeri pada saat yang tiba-tiba? Jika pernah, ada kemungkinan Anda mengalami angina pektoris. Sekilas, gejalanya mirip dengan orang masuk angin sehingga kadang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: justify;">Angina pektoris sebenarnya lebih merupakan gejala daripada penyakit. Saat kita mengalami angina pektoris, itu menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kinerja jantung kita.</h3>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda merasakan dada serasa diremas dan nyeri pada saat yang tiba-tiba? Jika pernah, ada kemungkinan Anda mengalami angina pektoris. Sekilas, gejalanya mirip dengan orang masuk angin sehingga kadang “angina” dikaitkan dengan masuk angin. Padahal, tidak ada kaitannya sama sekali. Jadi, apa sebenarnya angina pektoris?</p>
<p style="text-align: justify;">Angina pektoris adalah nyeri dada yang terjadi akibat kurangnya aliran darah ke bagian otot jantung (<em>iskemia miokardium</em>). Nyeri ini pada umumnya terjadi perlahan-lahan dan bertambah buruk setiap menitnya, tetapi pada akhirnya menghilang. Walau hanya bersifat sementara, angina pektoris menjadi tanda awal ketidakberesan jantung. Bahkan, beberapa sumber medis mengatakan bahwa angina pektoris adalah tiruan “serangan jantung”.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Stabil dan tidak Stabil</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penderita dengan angina pektoris dapat dibagi dalam beberapa subset klinik, yaitu angina pektoris stabil, AP tidak stabil, dan angina prinzemental. <strong>Angina pektoris stabil </strong>adalah angina yang terjadi di kala aktivitas dan membaik dengan obat-obatan atau istirahat. Episode gejala klinis yang terjadi tergantung dari iskemia miokardium akut. Laki-laki yang mengalami gejala ini berkisar 70% dari semua pasien dengan angina pektoris dan bahkan lebih besar pada mereka dengan usia di bawah 50 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada <strong>angina pektoris tidak stabil</strong>, umumnya terjadi perubahan-perubahan pola dengan meningkatnya frekuensi nyeri dan semakin parah, dan atau lama sakitnya dan faktor pencetusnya. Sering termasuk di sini sakit pada waktu istirahat, pendeknya terjadi <em>crescendo</em> kearah perburukan gejala-gejala. Macam yang ketiga adalah angina prinzemental yang terjadi karena kejang pada arteri koronaria.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dada Seperti Tertimpa Beban </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Karakteristik gangguan kesehatan ini adalah rasa nyeri, terutama di dada bagian kiri, yang kemungkinan dapat menjalar ke bagian leher, pundak, dan lengan bagian atas. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, regio interskapula, dasar dari leher, rahang, gigi dan ulu hati. Angina jarang terlokalisasi di bawah pusar atau di atas rahang bawah. Nyeri tersebut bersifat tumpul, seperti tertimpa beban berat dan diremas, bukan nyeri yang cenderung perih. Perlu diperhatikan juga bahwa angina pektoris hanya bersifat sementara (kurang lebih 20 menit). Jika nyeri dialami dalam jangka waktu yang lama atau bahkan berhari-hari, berarti gejala itu tidak mengindikasikan angina pektoris.</p>
<p style="text-align: justify;">Mayoritas pasien penderita angina adalah laki-laki berusia 50 tahun ke atas atau wanita dengan usia 60 tahun ke atas yang sering mengeluhkan nyeri dada. Dada terasa seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas. Angina umumnya dipicu runtuhnya plak kolesterol dalam pembuluh darah sehingga menyumbat aliran darah. Gangguan otot jantung ini kerap terjadi pada saat beraktivitas fisik berat (olahraga, akivitas fisik, aktivitas seksual) dan emosi (stres, marah, ketakutan, frustasi). Karena bersifat sementara, angina dapat hilang dengan beristirahat atau dengan obat-obatan, semacam nitrogliserin sublingual.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingkat keparahan angina pektoris bervariasi pada setiap individu. Pada seseorang terkadang nyeri bertambah hebat, baik intensitas maupun durasinya pada aktivitas fisik yang sama. Gejala tersebut dapat timbul dan hilang dalam hitungan hari, minggu, atau bulan. Gejala sesak napas, mudah lelah, dan pingsan adalah gejala angina yang umum ditemukan pada orang lanjut usia dan penderita diabetes melitus. Pasien dengan gejala angina sebaiknya dibedakan dengan mereka yang mengalami penyakit penyumbatan arteri, stroke, atau <em>Transient Ishemic Attack</em> (TIA).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Awal ketidakberesan Jantung</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Angina pektoris sebenarnya lebih merupakan gejala daripada penyakit. Saat kita mengalami angina pektoris, itu menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kinerja jantung kita. Selanjutnya, jika angina pektoris berlangsung berlarut-larut dapat mengakibatkan kematian sel otot jantung.</p>
<p style="text-align: justify;">Faktor risiko angina adalah riwayat keluarga dengan penyakit jantung iskemik, terdapat penyakit penyerta seperti diabetes melitus, hiperlipidemia, hipertensi, dan merokok. Selain itu, faktor usia dan jenis kelamin (pria) juga menambah faktor kemungkinan penyakit ini. Wanita postmenopouse pun menjadi kalangan yang kerap mengalaminya.</p>
<p style="text-align: justify;">Penanganan individu penderita angin pektoris disesuaikan dengan tujuan akhir terapi dan gejala. Saat ini, penanganan angina pektoris biasa menggunakan terapi medikamentosa yang mencakup obat golongan nitrat, ?-blocker, antagonis kalsium, dan antiplatelet seperti aspirin. Selain terapi obat-obatan, terdapat juga terapi revaskularisasi yaitu terapi intervensi berupa Percuteneus Coronary Intervention (PCI) dan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG). Terapi ini digunakan pada kasus angina yang tidak sembuh dengan pengobatan medikamentosa.</p>
<p style="text-align: justify;">Jantung layaknya karburator dalam kendaraan bermesin. Jika karburator bermasalah, mesin itu pun akan rusak, bahkan macet. Dengan menyadari gejala angina pektoris, berarti kita memberi perhatian pada kinerja jantung kita yang sangat vital. Jangan anggap sepela sekecil apapun permasalah organ tubuh kita yang satu ini. Tetap sehat dengan jantung sehat!<strong> [HD]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/angina-pektoris-%e2%80%93-nyeri-dada-bak-masuk-angin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indah Belum Tentu Aman dan Sehat</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/indah-belum-tentu-aman-dan-sehat</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/indah-belum-tentu-aman-dan-sehat#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Dec 2010 02:02:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[wadah makanan yang aman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Wadah Indah Belum Tentu Aman dan Sehat Wadah makanan dan minuman yang kita pakai sehari-hari, tanpa disadari, dapat membahayakan kesehatan, bahkan yang lebih gawat lagi, meracuni tubuh. Meskipun sulit dihindari, Anda dapat mengurangi penggunaannya. Styrofoam Kita sering menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan dan minuman. Tahukan Anda bahwa pembuatan styrofoam meningkatkan produksi klorofluorokarbon, zat yang mengikis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Wadah Indah Belum Tentu Aman dan Sehat </strong><br />
Wadah makanan dan minuman yang kita pakai sehari-hari, tanpa disadari, dapat membahayakan kesehatan, bahkan yang lebih gawat lagi, meracuni tubuh. Meskipun sulit dihindari, Anda dapat mengurangi penggunaannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Styrofoam</strong><br />
Kita sering menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan dan minuman. Tahukan Anda bahwa pembuatan styrofoam meningkatkan produksi klorofluorokarbon, zat yang mengikis lapisan ozon?</p>
<p>Styrofoam terbuat dari polistirena, senyawa polimer stirena. Dalam pembuatannya, ke dalam polistirena ditiupkan udara dengan menggunakan blowing agent yang disebut klorofluorokarbon sehingga dihasilkan bahan yang berbentuk atau bersifat seperti busa (foam). Namun, 90% klorofluorokarbon yang dipakai itu dilepaskan ke udara bebas. Padahal, zat ini dapat mengikis lapisan ozon sehingga suhu di permukaan bumi semakin panas dan timbul berbagai persoalan lingkungan. Jika dipakai sebagai kemasan minuman, bahan penyusun styrofoam, stirena, dapat larut dalam mnuman yang berlemak dan beralkohol. Karena itu, styrofoam tidak cocok sebagai wadah susu atau yoghurt karena dikhawatirkan stirena dapat larut ke dalamnya. Tubuh yang terpapar stirena dalam jangka waktu lama dapat mengalami keracunan saraf, yang ditandai dengan kelelahan, gugup, sulit tidur, serta tingkat hemoglobin yang rendah.</p>
<p>Selain itu, penelitan dengan hewan percobaan menunjukkan bahwa stirena bersifat karsinogen (menimbulkan kanker).</p>
<p><strong>TIPS:</strong><br />
- Jangan meletakkan makanan panas langsung dalam wadah styrofoam, lapisi wadah dengan kertas, aluminium foil atau plastik untuk makanan, atau daun pisang terlebih dahulu.<br />
- Penggunaan styrofoam dapat diganti dengan dus, wadah plastik makanan, dan kertas untuk makanan.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Melamin</strong><br />
Wadah piring makan, mangkuk, sendok, gelas, atau pun piring kue yang terbuat dari melamin terlihat menarik. Tapi, jangan tergiur dulu. Dosen fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung, Bambang Ariwahjoedi Ph.D., MSc, mangatakan bahwa melamin berpotensi menghasilkan zat monomer yang bersifat racun, yang disebut formadehid (formalin).</p>
<p>Hasil penelitian Universitas Indonesia dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mendapati bahwa kandungan formaldehid dalam peralatan makan melamin mencapai 4,76-9,22 miligram per liter.</p>
<p>Menurut Ariwahjoedi, formaldehid dalam senyawa melamin dapat kembali muncul bila terjadi penguraian melamin. Padahal, melamin sangat rentan terhadap panas dan sinar ultraviolet yang memicu penguraian tersebut, demikian pula gesekan pada permukaan melamin. Formaldehid yang masuk ke dalam tubuh dapat mengganggu fungsi sel dan bahkan menyebabkan kematian sel.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TIPS:</strong><br />
- Jika warna melamin sudah pudar, sebaiknya tidak digunakan.<br />
- Jangan gunakan melamin untuk wadah makanan dan minuman panas.<br />
- Jangan gunakan melamin sebagai wadah dalam microwave.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Botol Plastik Kemasan</strong><br />
Biasanya kita tidak langsung membuang botol plastik air minum kemasan bekas pakai. Sering kali, botol itu digunakan kembali tanpa dicuci dengan diisi air minum yang kita masak sendiri. Hal ini sering kita lakukan tanpa memperhitungkan efeknya bagi kesehatan.</p>
<p>Botol plastik bekas pakai itu dapat terkontaminasi bakteri yang berasal dari mulut. Sebab, botol itu ditegukkan berulang-ulang tanpa kita mencucinya. Akan tetapi, botol plastik yang sering dicuci dapat mempercepat penguraian plastik yang secara potensial menyebabkan bahan-bahan kimia pembentuk plastik larut dalam air. Penelitian awal mahasiswa di University of Idaho, Amerika Serikat, mendapati bahwa bila botol plastik digunakan berulang-ulang , senyawa kimia bersifat racun yang terkandung di dalamnya dapat berpindah ke dalam cairan di dalam botol itu.</p>
<p><strong>TIPS:</strong><br />
- Sebaiknya kita memiliki wadah air minum khusus yang dapat dipakai berulang-ulang.<br />
- Untuk menyimpan air, gunakan botol dari kaca.</p>
<p><em>Sumber: Harmony, edisi Desember 2006</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/indah-belum-tentu-aman-dan-sehat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mata pun Butuh Makan</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/mata-pun-butuh-makan</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/mata-pun-butuh-makan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2010 06:23:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[Mata adalah salah satu alat indera yang paling penting yang kita miliki. Bahkan, mata kerap diindetikkan sebagai jendela dunia. Ironisnya, kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, tetapi hanya sebagai bagian lain dari tubuh, mata mungkin terpengaruh oleh gangguan atau masalah kesehatan. Gangguan-gangguan tersebut dapat disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau tercemar, radiasi matahari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mata adalah salah satu alat indera yang paling penting yang kita miliki. Bahkan, mata kerap diindetikkan sebagai jendela dunia. Ironisnya, kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, tetapi hanya sebagai bagian lain dari tubuh, mata mungkin terpengaruh oleh gangguan atau masalah kesehatan. Gangguan-gangguan tersebut dapat disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau tercemar, radiasi matahari, radiasi dari terlalu lama di depan komputer, dan gangguan lain.<br />
Pada tahun 2004, studi yang dilakukan oleh Eye Disease PrevalenceResearch Group memperkirakan bahwa pada tahun 2020 jumlah orang dengan penyakit mata dan kebutaan di dunia akan mencapai 55 juta orang. Studi ini juga menyebutkan bahwa penyakit mata dan kebutaan akan meningkat terutama bagi mereka yang memiliki usia lebih dari 65 tahun. Orang umur 85 tahun ke atas yang terdiri dari 8% dari total penduduk, mengalami kebutaan sebanyak 69%<br />
Itulah alasan mengapa kita harus memastikan bahwa mata kita selalu sehat dan aman. Saat ini, ada banyak nutrisi dan vitamin suplemen yang dapat membantu kita menjaga mata kita sehat. Dari beragam nutrisi tersebut, hampir 90% merupakan suplemen oral atau dengan kata lain dimakan. Itu menandakan bahwa mata tidak bisa lepas dari kebutuhan akan nutrisi. Mata pun perlu makan.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Semakin Rentan </strong><br />
Kualitas lingkungan saat ini berbeda jauh dengan satu dasawarsa yang lalu. Polusi dan sengatan matahari langsung yang makin gahar karena menipisnya lapisan ozon jelas sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata. Mata kita yang “dipaksa” bekerja selama 2/3 hidup kita menjadi rentan terhadap gangguan kesehatan mata. Terutama bagi mereka yang beraktivitas outdoor.<br />
Gangguan kesehatan mata yang kerap terjadi adalah degenerasi fungsi, mata lelah, miopi, hiperpetropi, dan rabun senja. Bahkan, menurut data dari rumah sakit mata, semakin banyak orang yang menderita katarak, glukoma, dan infeksi.<br />
Seiring dengan meningkatnya perhatian dan pengetahuan pengaruh gizi terhadap kesehatan, menyebabkan kesehatan mata mendapat porsi perhatian yang memadai. Mata menjadi asset yang butuh dijaga agar bisa berfungsi untuk rentang waktu lama.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Manfaat Antioksidan dan Lutein</strong><br />
Sebagian besar produk-produk untuk kesehatan mata yang dipasarkan sekarang berbentuk obat-obatan medis, suplemen kesehatan, obat alami, hingga jamu. Selain senyawa antioksidan (vitamin A,C dan E) yang sebelumnya telah dikenal untuk meningkatkan kesehatan mata, senyawa lain seperti lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin, baru-baru ini dikenal sebagai senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan mata.<br />
Antioksidan diketahui bermanfaat bagi mata dengan memerangi radikal bebas yang berperan utama dalam menyebabkan penuaan. Antioksidan yang baik yang bermanfaat dan meningkatkan kesehatan mata termasuk vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Pastikan vitamin suplemen yang mengandung vitamin ini jika Anda ingin meningkatkan penglihatan Anda dan melindungi mata Anda.<br />
Lutein adalah kelompok senyawa karotenoid berwarna kuning yang banyak terdapat pada sayuran hijau. Lutein sangat bermanfaat untuk makula dan dipercaya dapat melindungi mata dari kerusakan oksidatif oleh sinar ultraviolet (UV). Apa itu macula? Makula adalah daerah kecil yang mengandung jutaan sel yang membantu menghasilkan penglihatan yang tajam untuk membaca atau melihat objek dengan jelas. Makula berada di tengah-tengah retina dan bersebelahan langsung dengan lensa mata. Makula sangat peka dan “lapar” akan kebutuhan nutrisi.<br />
Kebutuhan akan antioksidan dan nutrisi yang membantu regenerasi sel hanya didapatkan dari makanan yang kita konsumsi setiap hari. Sayuran segar yang mengandung vitamin A, terutama pada wortel, sering dipilih untuk membantu kesehatan indra penglihatan Anda. Perlu diingat, seperti tubuh, saat mengalami gangguan atau terserang penyakit, mata tetap perlu “menjenguk” dokter untuk mendapatkan perawatan yang memadai.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kaitannya dengan Produk High Desert? </strong><br />
Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa makanan mata yang utaman adalah nutrisi yang bersifat antioksidan dan bersifat membantu pembentukan sel baru dalam proses regenerasi. Bukanlah hal yang baru jika produk-produk High Desert (HD) sangat berperan dalam dua proses penting tersebut.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Bee Propolis </strong><br />
<a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2008/08/propolis1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-142" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="propolis1" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2008/08/propolis1.jpg" alt="" width="100" height="170" /></a>Mata setiap hari bekerja keras. Jutaan virus dan bakteri terus menerus menerjang bagian tubuh yang mempunyai sistem perlindungan alamiah berupa air mata ini. Selain kuman, radiasi dan radikal bebas seperti asap rokok dan polusi pun menerpa. Penelitian telah membuktikan bahwa bee propolis dapat membantu melawan radikal bebas. Kandungan polifenol dalam HD Bee Propolis sangat tinggi dan berfungsi sebagai antibakteri dan antivirus, sekaligus memicu system kekebalan tubuh. Bee propolis juga kaya akan asam amino dan sangat berperan dalam membantu penyembuhan iritasi seperti yang terjadi pada mata.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Royale Jelly liquid</strong><br />
<a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2008/08/royal-jelly.jpg"><img class="size-medium wp-image-148 alignright" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="royal-jelly" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2008/08/royal-jelly-300x286.jpg" alt="" width="150" height="143" /></a>Royale jelly mengandung asam pantotenat atau vitamin B dosis dengan kadar tinggi sehingga membantu proses relaksasi syaraf, termasuk syaraf di sekitar mata. Fungsinya mendukung kinerja syaraf juga ditentukan dari kandungan asetilkolin yang ada di dalamnya. Kaya akan asam amino menjadikan royal jelly sangat membantu system regenerasi sel mata yang rusak akibat radikal bebas dan pengaruh penuaan. Royal jelly juga terbukti membantu elastisitas lensa mata sehingga mencegah bertambahnya minus, plus, ataupun presbiopi mata. Agar mata sehat, HD Royal Jelly liquid adalah pilihan tepat.</p>
<p><em>Sumber : Harmony edisi Maret 2010 </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/mata-pun-butuh-makan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kulitpun Butuh Vitamin</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/kulitpun-butuh-vitamin</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/kulitpun-butuh-vitamin#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 04:24:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[hand body hd]]></category>
		<category><![CDATA[royale hand body]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Tak dipungkiri, vitamin menjadi unsur yang paling sering digaungkan guna memperoleh tubuh sehat. Sedikit terkena flu, pasti ada yang menyarankan untuk mengonsumsinya. Artinya, semua orang tahu bahwa vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Ternyata, tak hanya tubuh yang “ketagihan” vitamin. Kulit pun membutuhkan vitamin. Nah, sebenarnya vitamin apa saja yang dibutuhkan si kulit? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tak dipungkiri, vitamin menjadi unsur yang paling sering digaungkan guna memperoleh tubuh sehat. Sedikit terkena flu, pasti ada yang menyarankan untuk mengonsumsinya. Artinya, semua orang tahu bahwa vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Ternyata, tak hanya tubuh yang “ketagihan” vitamin. Kulit pun membutuhkan vitamin. Nah, sebenarnya vitamin apa saja yang dibutuhkan si kulit?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vitamin A, si Anti Penuaan </strong><br />
Penelitian membuktikan bahwa vitamin A atau yang juga disebut retinoid bisa melawan penuaan. Sudah banyak produk-produk kecantikan yang mengandung retinoid dengan kandungan yang cukup. Gunakan produk yang mengandung retinoid 2-3 kali seminggu. Perlu diperhatikan, retinoid dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi sehingga perlu dikombinasikan dengan bahan lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vitamin B3, Pelembab Alami</strong><br />
Vitamin B3 dikenal juga dengan nama niacinamide. Terbukti menambah produksi ceramides dan fatty acids, dua komponen yang memberi perlindungan pada kulit. Vitamin ini sangat cocok dikombinasikan dengan vitamin A (retinoid). Selain mengurangi efek samping, keduanya jika disatukan bisa memberikan efek baik untuk melawan penuaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vitamin C, Anti Radikal Bebas</strong><br />
Vitamin C berguna melawan radikal bebas yang menyebabkan kerutan, kulit bergelambir, menghilangkan flek-flek hitam, dan tanda-tanda penuaan lainnya. Meski terdengar mirip fungsinya dengan retinoid yang terdapat di vitamin A, jika keduanya digunakan bersamaan bisa memberikan hasil maksimal. Penuaan kulit datang dalam bentuk yang berbeda-beda, jadi dibutuhkan berbagai bentuk perlindungan untuk memperbaiki kerusakan pada kulit.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vitamin E, Pembuat kulit kenyal</strong><br />
Vitamin ini banyak terdapat di produk tabir surya dan juga dalam produk yang dikonsumsi secara oral. Riset membuktikan bahwa vitamin E memberikan perlawanan terhadap kekeringan dengan membantu memberikan pelembab natural pada kulit dan meningkatkan elastisitas sehingga mencegah terjadinya penuaan dini dan mempercepat proses penyembuhan saat luka. Secara alamiah, tubuh memperoleh vitamin E dari sayuran hijau, sereal, hati, kuning telur, lemak susu, kacang-kacangan, mentega dan biji-bijian.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vitamin K, Kantong Mata pun Kabur</strong><br />
Vitamin K dipercaya bisa membantu mengatasi lingkar mata hitam. Pembuluh kapiler yang rentan bocor di sekitar daerah mata sering diakui sebagai penyebab hitamnya daerah di sekitar mata.  Vitamin K, yang dikenal juga sebagai phytonadione, bisa membantu mengontrol aliran darah. Gunakan 2-3 hari seminggu setiap sebelum tidur untuk mencegah iritasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kulit yang sehat dapat diperoleh dengan perawatan dari dalam dan dari luar. Dari dalam, beragam vitamin itu didapat dari makanan yang Anda konsumsi. Adalah sayuran, buah-buahan, dan protein hewani, sumber dari vitamin-vitamin tersebut. Namun, berdasar penelitian, Anda tidak bisa melewatkan begitu saja perawatan dari luar yang ternyata memang lebih efektif untuk memperoleh kulit yang indah, hasilnya pun relatif lebih dapat dirasakan dibanding hanya merawat dari dalam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tak Cukup Mengandalkan Makanan</strong><br />
Menurut Mary Lupo, MD., profesor dermatologis dari Tulane University School of Medicine, tubuh hanya memberikan sekian persen vitamin ke kulit, tak peduli berapa banyak makanan yang kita konsumsi. Maka dari itu, obat dan lotion topikal yang dioleskan dari luar sangat penting untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kulit juga membutuhkan perlindungan dari faktor lingkungan. Sinar UV merupakan faktor lingkungan penyebab utama terjadinya kerusakan kulit dan yang paling berdampak negatif terhadap kesehatan dan keindahan kulit. Menurut para ahli, dampak negatif sinar ultraviolet dapat dikurangi dengan menggunakan pelembab yang mengandung minimal SPF (Sun Protection Factor) 15 yang berfungsi untuk melindungi kulit dan mengurangi akibat buruk sinar UV. Nah, hal ini adalah fungsi utama dari lotion sebagai “makanan” kulit dari luar.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Royale Hand &amp; Body Lotion, “Makanan” untuk kulit</strong><br />
<strong><a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/08/hd-royale-hand-body-lotion.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-404" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="hd-royale-hand-body-lotion" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/08/hd-royale-hand-body-lotion.jpg" alt="" width="100" height="241" /></a>HD Royale Hand &amp; Body Lotion</strong> adalah lotion yang lembut dan mudah diserap oleh kulit, tanpa meninggalkan rasa lengket. Hand &amp; Body lotion ini secara efektif membantu melembabkan, menutrisi, dan melindungi kulit dari gangguan bakteri serta radikal bebas yang berasal dari lingkungan. Tidak hanya cocok digunakan oleh wanita, produk ini juga dapat digunakan oleh kaum pria.</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat anti-bakteri dan anti-peradangan dari propolis dan teh hijau melindungi kulit dari bakteri serta membantu meredakan iritasi secara efektif. Selain itu propolis dan teh hijau juga kaya akan senyawa polifenol yang memiliki sifat sebagai antioksidan yang sangat membantu melindungi kulit dari bahaya radikal bebas, serta membantu memperlambat proses penuaan pada kulit.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Royale Hand &amp; Body Lotion</strong> tidak mengesampingkan fungsi utama lotion, yaitu sebagai pelembab kulit. Kandungan multivitamin (Vitamin C, E, B5, B6, dan niacinamide) yang dikandungnya terbukti membantu melembabkan sekaligus menutrisi kulit, menjadikannya halus, sehat, dan lembut.<br />
Produk ini juga dilengkapi dengan kandungan teh hijau yang membantu proses regenerasi sel kulit sekaligus sangat bermanfaat dalam mengatasi kulit kering dan pecah-pecah. Karenanya, HD Royale Hand &amp; Body Lotion dapat digunakan untuk mengatasi kulit tumit yang pecah-pecah akibat kekeringan dan gesekan terus menerus dengan alas kaki.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber: HD</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/kulitpun-butuh-vitamin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rambut Beruban dan Rontok di Usia Dini?</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/rambut-beruban-dan-rontok-di-usia-dini</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/rambut-beruban-dan-rontok-di-usia-dini#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 06:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[hd opti-hair series]]></category>
		<category><![CDATA[hd shampo]]></category>
		<category><![CDATA[rambut beruban]]></category>
		<category><![CDATA[rambut rontok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Di usia yang relatif masih muda, namun rambut sudah mulai dipenuhi uban atau mengalami kerontokan yang luar biasa? Tentu hal ini menjadi masalah yang sangat mengganggu. Rambut putih (beruban) ataupun kerontokan rambut yang menjadi penyebab kebotakan adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya sama-sama bisa merusak penampilan. Ada beberapa faktor penyebab dari dua masalah ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di usia yang relatif masih muda, namun rambut sudah mulai dipenuhi uban atau mengalami kerontokan yang luar biasa? Tentu hal ini menjadi masalah yang sangat mengganggu. Rambut putih (beruban) ataupun kerontokan rambut yang menjadi penyebab kebotakan adalah dua hal yang berbeda, namun keduanya sama-sama bisa merusak penampilan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa faktor penyebab dari dua masalah ini :<br />
<strong>1.	Genetik</strong><br />
Kebanyakan rambut uban yang muncul lebih cepat, dipengaruhi oleh faktor genetik. Jika orang tua memiliki rambut uban di usia dini, besar kemungkinan akan menurun pada kita. Ketika rambut kehilangan pigmen (warna), saat itu pulalah rambut akan berubah menjadi tidak berwarna (transparan), atau yang biasa kita sebut dengan beruban atau rambut putih. Kerontokan rambut yang terjadi pada usia dini juga bisa dipengaruhi faktor genetik. Perhatikan kondisi rambut seluruh anggota keluarga. Jika kebanyakan dari mereka lebih cepat mengalami kerontokan rambut, bisa jadi kita akan mengalami hal yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2.	Kekurangan vitamin</strong><br />
Rambut beruban ataupun rambut rontok juga bisa menjadi pertanda bahwa kita kekurangan vitamin. Jika pola makan tidak benar dan juga tidak mengkonsumsi multivitamin, besar kemungkinan rambut akan mengalami kerontokan dan perubahan warna lebih cepat dibanding normalnya. Karena itu, mulailah menjalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi jenis vitamin B (biotin, B5, B6 dan B12), vitamin E dan A. Pastikan pula tidak kekurangan zat besi dan memasukkan protein, zinc dan magnesium ke dalam program diet Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3.	Gaya Hidup</strong><br />
Gaya hidup yang dijalani juga dapat berdampak pada kondisi rambut. Para perokok cenderung lebih cepat mengalami perubahan warna rambut atau beruban dibanding dengan mereka yang tidak merokok. Asap rokok ini diyakini dapat membahayakan kesehatan rambut pada umumnya. Lingkungan tempat tinggal yang memiliki tingkat polusi tinggi, juga ikut memberi pengaruh dan dapat membuat rambut mengalami kerontokan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4.	Penyakit</strong><br />
Kerontokan rambut yang berujung pada kebotakan juga dapat disebabkan oleh faktor lainnya, seperti penyakit lupus, kencing manis atau alopecia (kerontokan rambut). Pengobatan tertentu, seperti meminum obat anti depresan juga dapat memicu kerontokan rambut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Produk High Desert Yang Dapat Membantu Mengatasi Rambut Beruban dan Rontok</strong><br />
<a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/07/hd-shampo.jpeg"><img class="size-full wp-image-392 alignleft" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="hd shampo" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/07/hd-shampo.jpeg" alt="" width="78" height="104" /></a>Rangkaian produk <strong>High Desert (HD) Opti-Hair Series</strong> yang terdiri dari HD Opti-Hair Tablet, HD Opti-Hair Shampo, dan HD Opti-Hair Lotion dapat membantu mengatasi masalah uban dan kerontokan dini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Opti-Hair Tablet</strong> dengan kandungan bee pollen alami, asam amino esensial, seng, beta karoten, dan berbagai mineral antioksidan merawat rambut langsung dari akar permasalahannya. Selain itu komposisi asam dalam produk ini sangat mirip dengan komposisi asam alami pada rambut manusia. Bermanfaat merangsang, mempercepat pertumbuhan rambut baru, membuat rambut menjadi lebih kuat, tebal, berkilau, dan sehat, mencegah kerontokan serta memperlambat tumbuhnya uban (rambut putih).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Opti-Hair Shampo</strong> membersihkan rambut dengan seksama tanpa menyumbat pori-pori kulit kepala, memberi nutrisi hingga ke dalam pori-pori, menebalkan, memperkuat dan melindungi rambut. Kandungan mentholnya membantu mengatasi iritasi pada kulit kepala. Sangat efektif memperbaiki kondisi rambut akibat pengaruh buruk sinar matahari (ultra violet), alat pengering rambut, atau bahan kosmetika rambut yang sering menimbulkan iritasi kulit kepala dan merusak rambut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HD Opti Hair Topical Lotion</strong> dipakai sebagai pelengkap dan langkah akhir penyempurnaan perawatan rambut. HD Opti-Hair Topical Lotion dengan kandungan Aloe Vera Gel dan berbagai unsur tumbuhan alami yang berkhasiat bagi rambut akan mengaktifkan akar rambut dan menjaga sekresi sebum (minyak alami rambut yang bermuara ke dalam akar rambut) menjadi normal sehingga kerontokan rambut awal dapat dicegah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anjuran Aturan Pakai</strong><br />
HD Opti-Hair Tablet : 3&#215;1 tab/hari, dikonsumsi setelah makan.<br />
HD Opti-Hair Shampo : Usapkan shampo merata pada rambut yang telah dibasahi hingga berbusa. Pijat kulit kepala secara perlahan, biarkan beberapa saat, kemudian bilas rambut sampai bersih. Pada 3 hari pertama, gunakan 1 kali sehari, hari ke-4 dan seterusnya gunakan 2 sampai 3 kali seminggu.<br />
HD Opti-Hair Lotion : Setelah keramas keringkan rambut dengan handuk setelah itu oleskan High-Desert Opti-Hair Topical Lotion merata pada kulit kepala sambil dipijat perlahan. Pada 3 hari pertama, gunakan 1 kali sehari, hari ke-4 dan seterusnya gunakan 2 sampai 3 kali seminggu, setelah penggunaan HD Opti-Hair Shampo.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dari berbagai sumber</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/rambut-beruban-dan-rontok-di-usia-dini/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kista Ovarium</title>
		<link>http://hd.akupastibisa.com/kista-ovarium</link>
		<comments>http://hd.akupastibisa.com/kista-ovarium#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 02:17:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[high desert kista]]></category>
		<category><![CDATA[kista]]></category>
		<category><![CDATA[kista ovarium]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hd.akupastibisa.com/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya, kista ditemukan secara tidak sengaja saat dokter melakukan pemeriksaan USG. Seorang Ibu begitu panik mendengar diagnosis dokter bahwa ia menderita neoplasma ovarium kistik. Apa itu? dr. Otamar Syamsudin, Sp.Og menjelaskan, di dalam organ wanita ada organ produksi yang disebut rahim, yang memiliki saluran tube fallopian. Di dalam rahim terdapat indung telur yang disebut ovarium. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em>Biasanya, kista ditemukan secara tidak sengaja saat dokter melakukan pemeriksaan USG.</em><br />
Seorang Ibu begitu panik mendengar diagnosis dokter bahwa ia menderita neoplasma ovarium kistik. Apa itu? dr. Otamar Syamsudin, Sp.Og menjelaskan, di dalam organ wanita ada organ produksi yang disebut rahim, yang memiliki saluran tube fallopian. Di dalam rahim terdapat indung telur yang disebut ovarium. Aneka tumor yang terdapat di rahim disebut miom, sedangkan tumor yang berada di indung telur disebut kista.<br />
“Tumor merupakan suatu benjolan, bisa berupa tumor padat, bisa berupa cairan, disebut kistik. Kistik bentuknya beragam, ada yang bening, ada yang kuning seperti minyak (mentega), dan cokelat,” ungkap dokter Obstetri dan Ginekologi Rs. Asri Duren Tiga ini.<br />
<strong>Kista ovarium</strong> merupakan kumpulan cairan pada indung telur atau ovarium. Cairan yang terkumpul ini dibungkus oleh semacam selaput yang terbentuk dari lapisan terluar dari ovarium. Hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kista. Dengan deteksi dini, lewat papsmears setahun sekali, dan juga USG, kita dapat melihat kemungkinan adanya kelainan pada organ produksi wanita.<br />
<em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Tidak Menimbulkan Gejala</em><br />
Sebagian besar wanita tidak menyadari bila dirinya menderita kista. Kista biasanya ditemukan secara tidak sengaja saat dokter melakukan pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG sangat berperan dalam menentukan langkah penatalaksanaan kista ovarium. Dengan USG dapat dilihat besarnya kista, bentuk kista, isi dari kista, dan sebagainya.<br />
Kista tak menimbulkan gejala, namun perlu diwaspadai bila ada keluhan rasa nyeri pada perut bagian bawah dan pinggul. Rasa nyeri ini timbul akibat dari pecahnya dinding kista, pembesaran kista yang terlampau cepat sehingga organ disekitarnya menjadi teregang, pendarahan yang terjadi di dalam kista, dan tangkai kista yang terpelintir.<br />
Kista tidak perlu dikhawatirkan bila tidak menjadi ganas. Selama kondisi jinak, kista bisa diobati secara operasi, kemoterapi, atau dengan obat-obatan. Dokter Otamar mengungkapkan, bentuk cairan kista beragam, yang jinak berupa cairan bening, disebut serus. Kista yang seperti minyak disebut mosh, sementara cairan kista yang seperti mentega, tersusun tulang, jaringan abnormal tubuh seperti rambut, tulang dan gigi. Kista jenis ini disebut dengan kista dermoid. Bila kista menjadi ganas, jangan sampai cairannya tumpah, kalau tumpah akan menyebar.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bisa Hamil?</em><br />
Ketika muncul diagnosis ada kista ovarium, apa mungkin penyakit ini bisa disembuhkan, segawat apa penyakitnya, bisa mendapatkan keturunan atau tidak, dan mungkin aneka pikiran atas penyakit tersebut, begitulah aneka tanya menggelayut. Jika dokter mendiagnosis demikian, tak perlu panik. Saat ini teknologi medis berkembang sangat pesat sehingga hal tersebut dapat ditangani tanpa mengganggu fungsi reproduksi.<br />
“Kita lihat dulu, ganas atau jinak, dan lihat juga ukurannya? Kista ada yang berukuran dua cm sampai sebesar perut. Bukan berarti yang besar itu ganas, belum tentu. Penderita kista ringan bisa punya anak dengan terapi kista ovarium,” ungkap dr. Otamar. Menurutnya, kalau hanya satu indung telur yang terkena kista dan satu lagi tidak maka selalu ada kemungkinan untuk bisa hamil. Kista tidak selalu otomatis mengganggu kehamilan, tergantung jenis dan besarnya.<br />
Ada jenis kista yang bisa membesar seiring usia kehamilan. Kista jenis ini kadang mengganggu kehamilan karena menyebabkan keguguran. Sementara yang statis atau tidak membesar disebut mesinonum (serosum). Alhasil, faktor kesehatan ibu dan janin tidak akan terganggu kecuali ada kista jenis ganas di rahim ibu.<br />
<em></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Pengobatan Kista Ovarium</em><br />
Pengobatan kista ovarium tergantung dari jenis dan ganas atau jinak kista itu. Jika kista berjenis “lutein”, tidak perlu diobati. Biasanya kista jenis ini hilang sendiri setelah menstruasi. Meskipun ada di antaranya yang pecah, namun tidak akan menimbulkan gejala yang berarti. Kista jenis ini termasuk jinak dan tidak memerlukan penanganan medis.<br />
Jika memang kista ovarium tumbuh membesar dan menimbulkan keluhan akibat dari peregangan organ sekitar kista, perlu dipertimbangkan untuk melakukan operasi pengangkatan kista. Pengobatan dapat diangkat dengan cara operasi, baik secara laparoskopi (dengan alat teropong ringan dan tipis dimasukkan melalui pembedahan kecil di bawah pusar. Dokter dapat melihat ovarium, menghisap cairan dari kista), maupun dengan operasi laparotomi (membuka perut seperti operasi cesar).<br />
Kadang kista dapat diangkat tanpa mengangkat indung telur, tindakan ini disebut kistektomi. Jika diangkat seluruh indung telurnya (karena rusak akibat pembesaran kista), tindakan ini disebut ophorektomi atau ovarektomi. Tindakan lanjut seperti kemoterapi, terapi, atau tidak sama sekali dapat dilihat setelah operasi. Kista yang ganas (kanker) setelah pembedahan biasanya diberikan pengobatan kimia (kemoterapi). Penentuan keganasan tetap harus berdasarkan pemeriksaan patologi (PA).</p>
<p style="text-align: justify;">Kista ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya.<br />
<strong>Jenis kista ovarium </strong>beragam, yakni :<br />
<em>1.	Kista Fungsional.</em><br />
Ini merupakan jenis kista ovarium yang paling banyak ditemukan. Asalnya dari sel telur dan korpus luteum.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua jenis kista yang dikenal, di antaranya :<br />
<em>a.	Kista Folikel </em><br />
Folikel sebagai penyimpan sel telur akan mengeluarkan sel telur pada saat ovulasi bilamana ada rangsangan LH (Luteinizing Hormone). Pengeluaran hormon ini diatur oleh kelenjar hipofisis di otak. Bilamana semua berjalan lancar, sel telur akan dilepaskan dan mulai perjalanan ke saluran telur (tuba falloppi) untuk dibuahi. Kista folikuler terbentuk jika lonjakan LH tidak terjadi dan reaksi rantai ovulasi tidak dimulai, sehingga folikel tidak pecah atau melepas sel telur, dan bahkan folikel tumbuh terus hingga menjadi sebuah kista. Kista folikuler biasanya tidak berbahaya, jarang menimbulkan nyeri dan sering hilang dengan sendirinya antara 2-3 siklus haid.<br />
<em>b.	Kista Lutein</em><br />
Kista yang terjadi karena lonjakan LH dan pelepasan sel telur, rantai peristiwa lain dimulai. Folikel kemudian bereaksi terhadap LH dengan menghasilkan hormon estrogen dan progesteron dalam jumlah besar sebagai persiapan untuk pembuahan. Perubahan dalam folikel ini disebut korpus luteum. Kista ini biasanya hilang sendiri setelah menstruasi. Kedua jenis kista ini biasanya tidak menimbulkan gejala. Biasanya akan hilang dalam 6-8 minggu.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>2.	Kista Endometriosis</em><br />
Kista yang berbentuk dari jaringan endometriosis (jaringan mirip selaput dinding rahim yang tumbuh di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista. Kista ini sering disebut juga sebagai kista cokelat endometriosis karena berisi darah cokelat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama. Kista endometriosis sering dikaitkan dengan masalah sulit punya anak kalau terjadi perlengketan. Ini akan sakit saat menstruasi kalau kista menempel dan menggantung.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>3.	Polikistik Ovarium</em><br />
Ovarium berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang menyebabkan ovarium menebal. Ini berhubungan dengan penyakit sindrom polikistik ovarium yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama hormon androgen yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya ovulasi, sehingga sering menimbulkan masalah kemandulan (infertilitas).</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sumber; majalah Paras, edisi 78, April 2010</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Produk High Desert yang Dapat Membantu Mempercepat Penyembuhan Kista</strong><br />
<a href="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/06/hd.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-384" style="margin-top: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="hd" src="http://hd.akupastibisa.com/wp-content/uploads/2010/06/hd.jpeg" alt="" width="150" height="80" /></a>Lalu produk HD apa yang dapat membantu penderita kista, selain kita berobat secara medis? Produk HD yang dapat membantu mengatasi kista adalah <strong>Bee Propolis, Royal Jelly Liquid, Clover Honey </strong>dan <strong>Pollenergy</strong>. Fungsi produk ini bekerja secara sinergis dalam menghambat pembesaran kista, menyerap cairan kista, memperbaiki sistem hormon pada hipotalamus, hipofise, dan indung telur, dan meningkatkan daya tahan tubuh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hd.akupastibisa.com/kista-ovarium/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

